
Hanya tinggal beberapa saat, menanti tahun berganti..
Kami sedang meeting, dipimpin CEO kami Don Melone ada juga Manager kami Buz Li. kami lengkap ada berenam, para martir perusahaan yang selalu siap di peras sampai semaput. Kawan karibku, Antonio Banbekas, juga hadir dalam rapat kali ini..tumben biasanya dia masih di negeri awan, maklum sohibku ini juga punya identiti sebagai Batman. Di samping kananku ada Tom Kurus, marketer rocketer, alias rookie handal dunia market. Dia datang dari luar negeri, sampai sekarang dia masih tidak tahu kenapa harus datang di negeri ini. Kompatriotnya sesama traveler, Jon Tralala, juga masih terheran-heran atas keberadaannya disini, padahal tanpa dirasa hampir dua tahun mereka beredar. Tapi dia tidak kuatir, sebagai Casanova, dimana saja oke..yang penting ada bunny..ya toh. Di tim kami ada jagoan cewek satu-satunya, De Minor, orangnya suka meledak-ledak tapi asyik. Ada satu lagi kawanku yang cukup membuat pusing, Bred Kecepit, karena dia kadang kehilangan akal sehatnya.
So my friend..disaat-saat menanti detik-detik pergantian tahun, kami cukup kaget karena harus meeting. Tadi terbayang sudah ingin maen game saja di PC, soalnya sudah malas mau kerja. Dan lagi hanya terpaut beberapa jam saja saat mau dar der dor melepaskan petasan. Tapi Don tanpa basa basi langsung memanggil kami. Ya begitulah..kalau Don memanggil..harus dituruti, namanya juga Don..
Dari tahtanya, Don memandang kami satu persatu. waduh..wajahnya tampak tak senang sama sekali. Rupanya kegeramannya sudah sampai di ubun-ubun.
Don : "Buz Li, gimana ini..penjualan anjlok, tak ada pemasukan..target meleset..bisa gawat enehh..!!!"
Mister Buz Li terlonjak..
"Maap Don..sudah saya intruksiken pada temen-temen.."
wah..gimana seh Buz Li..malah nggak belain kita-kita. Perasaan kemaren-kemaren tidak ada sesuatu yang dibicarakan sama kami.
"Semua enggak bezuz..nanti saya pezat semua baru tau rasa..masa target hanya secuil enggak bisa dicapai. Kamu semua kayaknya enggak kerja!"
"Lha..kok bisa Don" sahut Buz Li
"Lha iya..kamu liat itu..Lha wong dana uperasi masih numpuk..brarti tidak kerja ya toh?!..betul tidak Tom..!"
"Tul Don.."
"Ini salah kamu Buz Li..tidak bisa ngatur krucil-krucil ini"
"Eh..anu Don..sudah saya atur..tapi mereka ini lembu-lembu bebal Don.."
ha..ha..lucu banget..kami memang bebal..disuruh ke kiri kami ke kanan, disuruh keatas kami ke bawah..ini namanya apa ya..lha kami senang sepeerti itu.
Anehnya si Bred dari tadi hanya cengar-cengir tidak jelas..waduh penyakitnya kambuh lagi kayaknya. Keruan Don tambah gusar dibuatnya..